MEDIA ONLINE BERITA IHWAN | BERITA TERUPDATE DAN TERPERCAYA Babinsa Koramil 1 612-04/Elar Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor di Desa Goreng Meni
Beritaihwan.com

Babinsa Koramil 1 612-04/Elar Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor di Desa Goreng Meni


MANGGARAI TIMUR || beritaihwan.com -  Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur. Longsor yang terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, di sekitar area persawahan warga Desa Goreng Meni mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan di lokasi kejadian.

Mendapat laporan dari masyarakat, Babinsa Koramil 1 612-04/Elar, Serda Yeremias Simansi Musa, langsung turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pencarian korban bersama aparat desa dan warga setempat.

Berdasarkan data sementara, 1 (satu) orang dilaporkan meninggal dunia, 2 (dua) orang lainnya masih belum ditemukan dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian. Sementara itu, 1 (satu) orang korban berhasil ditemukan dalam kondisi luka-luka akibat benturan material longsor dan telah dievakuasi ke Puskesmas Lamba Leda untuk mendapatkan perawatan. Korban dinyatakan selamat dan menjalani rawat jalan.

Babinsa Koramil 1 612-04/Elar, Serda Yeremias Simansi Musa, menyampaikan bahwa kehadirannya di lokasi merupakan bentuk tanggung jawab TNI dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

“Kami langsung turun ke lokasi begitu mendapat informasi dari warga. Fokus kami saat ini adalah membantu evakuasi, melakukan pencarian korban yang belum ditemukan, serta memastikan warga dalam kondisi aman. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan,” ujar Serda Yeremias.


Sementara itu, salah satu warga Desa Goreng Meni, Markus Meko, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Babinsa dan aparat lainnya di lokasi bencana.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa dan semua pihak. Mereka cepat datang dan ikut langsung membantu kami di lapangan. Kami berharap korban yang masih hilang bisa segera ditemukan,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih terus dilakukan dengan melibatkan aparat TNI, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan, terutama di wilayah rawan bencana.

(Ihwan)

Lebih baru Lebih lama