KULON PROGO || beritaihwan.com - Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan program TMMD Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo. Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Satgas TMMD juga mulai mengerjakan pembangunan Taman Prasasti sebagai penanda sejarah kebersamaan dan perjuangan membangun desa.
Dua Taman Prasasti tersebut akan dibangun di Padukuhan Jurug dan Padukuhan Senden. Keberadaan prasasti ini nantinya menjadi simbol kenangan atas semangat kemanunggalan TNI bersama rakyat yang terjalin selama pelaksanaan TMMD.
Saat ditemui di Pos Kotis TMMD Reguler, Sabtu (9/5/2026), Bati Bakti TNI Kodim 0731/Kulon Progo, Pelda Yuli Haryo Saputro menjelaskan bahwa pembangunan taman prasasti bukan sekadar membuat tugu penanda, namun juga menjadi bukti nyata kebersamaan dan kerja keras seluruh pihak.
“Prasasti TMMD Reguler ini merupakan simbol keberhasilan program sekaligus wujud kemanunggalan TNI dan rakyat. Semua dikerjakan bersama-sama dengan penuh semangat gotong royong,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, proses pengerjaan dilakukan secara bertahap mulai dari pembuatan struktur dasar dan rangka besi, pengecoran, hingga pemasangan marmer atau keramik yang nantinya berisi tulisan sejarah kegiatan TMMD Reguler ke-128 Sidorejo.
Di sela pengerjaan, tampak anggota Satgas TMMD dan warga saling bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan. Suasana penuh keakraban terlihat jelas, mencerminkan hubungan yang hangat antara TNI dan masyarakat.
Menurut Pelda Yuli, taman prasasti ini diharapkan menjadi pengingat bahwa pembangunan desa dapat terwujud melalui persatuan, kepedulian, dan kerja bersama.
“Prasasti ini nantinya akan ditandatangani pejabat saat peresmian penutupan TMMD. Harapannya, taman prasasti ini menjadi kenang-kenangan monumental yang terus mengingatkan tentang semangat kebersamaan dalam membangun desa,” pungkasnya.
Reporter : Ihwan
