Talud jalan sepanjang 175 meter tersebut dibangun sebagai pengaman jalan di sekitar area persawahan yang selama ini rawan terkikis air. Dengan konstruksi yang kokoh, masyarakat berharap akses jalan menjadi lebih aman dan tahan lama.
Kebersamaan terlihat jelas di lokasi pengerjaan. Warga bersama anggota Satgas TMMD bekerja tanpa mengenal lelah, mulai dari melangsir material hingga mengaduk semen menggunakan mesin molen yang terus beroperasi sepanjang kegiatan.
Tidak hanya tenaga, semangat kebersamaan juga menjadi modal utama dalam percepatan pembangunan. Angkong dan ember menjadi peralatan sederhana yang setiap hari digunakan untuk mendukung proses pengerjaan talud.
Lurah Sidorejo, Sutrino, menyampaikan apresiasi atas kerja keras Satgas TMMD dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pembangunan tersebut.
“Talud ini sangat penting bagi warga karena selain menjaga jalan tetap aman, juga melindungi lahan persawahan dari longsor. Kami sangat bersyukur pembangunan hampir selesai,” katanya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur desa seperti ini akan memberikan dampak besar terhadap aktivitas masyarakat, terutama dalam mendukung akses pertanian dan roda perekonomian warga setempat.
Reporter : Ihwan
