MEDIA ONLINE BERITA IHWAN | BERITA TERUPDATE DAN TERPERCAYA Dandim Kulon Progo Dukung Sensus Ekonomi 2026, Langkah Bersama Memotret Masa Depan Ekonomi Daerah
Beritaihwan.com

Dandim Kulon Progo Dukung Sensus Ekonomi 2026, Langkah Bersama Memotret Masa Depan Ekonomi Daerah


KULON PROGO || beritaihwan.com - Semangat kolaborasi dan optimisme mewarnai kegiatan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) Kabupaten Kulon Progo yang digelar di Alun-Alun Wates, Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kulon Progo tersebut turut dihadiri Komandan Kodim 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han., bersama unsur Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat.

Pencanangan ini menjadi titik awal pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang bertujuan menghadirkan gambaran nyata kondisi ekonomi daerah sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Kepala BPS Kabupaten Kulon Progo, Achmad Johan Affandi, S.Si., M.E., menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

“Sensus Ekonomi 2026 akan memotret dinamika ekonomi secara utuh, jujur, dan akurat. Pendataan mencakup pelaku UMKM, usaha berbasis digital, influencer, hingga perusahaan berskala besar,” ujarnya.

Melalui sensus ini, BPS akan mengidentifikasi struktur dan persebaran pelaku usaha, daya saing komoditas unggulan daerah, serta tingkat penyerapan tenaga kerja di sektor nonpertanian. Data tersebut diharapkan menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, BPS menggunakan dua metode pendataan. Untuk usaha menengah dan besar, pendataan dilakukan melalui metode Computer Assisted Web Interviewing (CAWI) atau pengisian kuesioner secara mandiri melalui platform digital. Sementara untuk usaha mikro dan kecil, petugas sensus akan melakukan pendataan langsung menggunakan metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) dengan perangkat digital.

Plt. Kepala BPS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Ir. Endang Tri Wahyuningsih, M.M., menegaskan bahwa kualitas data menjadi fokus utama dalam pelaksanaan sensus. Karena itu, dukungan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar proses pendataan berjalan optimal.

“Kami membutuhkan kolaborasi aktif dari pemerintah daerah, aparat kalurahan, asosiasi usaha, akademisi, hingga masyarakat. Sambutlah petugas sensus dengan baik dan berikan informasi yang jujur serta sesuai kondisi sebenarnya,” pesannya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengenali petugas resmi yang bertugas di lapangan melalui atribut lengkap berupa kartu identitas, rompi berlogo BPS, serta surat tugas resmi.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., berpesan kepada seluruh petugas sensus agar menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab.

“Lakukan pendataan dengan santun dan teliti sehingga potret ekonomi Kulon Progo dapat tergambar secara nyata tanpa ada yang terlewat,” tegasnya.

Melalui pencanangan tersebut, secara resmi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kulon Progo dimulai. Kehadiran Dandim 0731/Kulon Progo dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan TNI terhadap upaya pemerintah dalam menghadirkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar pembangunan daerah.

Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi merupakan gerakan bersama untuk memahami kekuatan ekonomi daerah dan merancang masa depan yang lebih baik. Dengan partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha, data yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi pijakan kuat menuju Kulon Progo yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

Reporter : Ihwan 

Lebih baru Lebih lama

BERITA TERUPDATE DAN TERPERCAYA